Pejabat Pemerintahan Bermental Kere !

Pemerintah
Ada yang gak tahu arti kata kere? kalau ada anda bisa kirim sms ketik “ARTI (Spasi) KERE” kirim ke rumah anda masing-masing (becanda :D). Kere itu kata gaul dari nggak punya duit. Pastinya hamper semua orang mengerti arti kata kere, kalau tidak tau, kasian banget. “Pejabat Bermental kere” ada yang tahu gak kenapa artikel ini berjudul demikian? Yah itu karena pejabat saat ini di Indonesia rata-rata pada bermental kere, pada mau dibilang gak punya duit semua. -_- pembahasan lebih lanjut dibawa ini. :D
Pejabat penggerak roda pemerintahan
Pejabat pemerintahan, negara mana sih yang gak punya pejabat pemerintahan. Kalau Negara itu tidak punya terus Negara itu pemerintahannya berjalan dengan apa? Tidak mungkin kan kalau sebuah Negara tidak memiliki pejabat pemerintahan, pasti semua Negara punya mulai dari Negara kecil sampai Negara besar semuanya punya pejabat pemerintahan. Tapi ada yang tahu gak apa tugasnya pejabat pemerintahan? Tugasnya yaitu untuk menjalankan roda pemerintahan. Salah satu contoh pejabat pemerintah yaitu DPR. Salah satu tugasnya DPR yaitu membuat Undang-undang atau hukum agar tidak terjadi pelanggaran di masyarakat. Apabila ada yang melanggar maka akan dikenakan sanksi sesuai dengan undang-undang yang dibuat

Sekarang kita ambil saja contoh yaitu DPR sebagai yang katanya wakil rakyat di pemerintahan. Tapi apakan sekarang mereka benar-benar menjalankan tugasnya? Mungkin ada sebagian yang memang benar-benar menjalankannya dan ada yang tidak sama sekali, bahkan malah ada yang merugikan masyarakat. Pejabat-pejabat seperti inilah yang harusnya dilengserkan dari jabatannya. Dan mereka itu sudah tidak bisa dipercaya lagi.
Menggunakan Fasilitas Negera yang terlalu berlebihan
Toilet Baru DPRSalah satu contoh yaitu mereka sering menghamburkan uang rakyat kepada hal-hal yang sebenarnya tidak penting dan tidak ada hubungannya dengan masyarakat. Misalnya saja seperti pembangunan gedung DPR yang mewah. Hal ini kan tidak ada hubungannya dengan masyarakat, toh katanya dengan bangunan mewah ini akan membuat pelayanan kepada masyarakat semakin bagus, tapi mana bukan malah membuat rakyat senang tapi malah menyengsarakan mereka. Ada lagi berita yang mengatakan pembagunan toilet di gedung tersebut memakan uang milyaran rupiah. Itu tempat Cuma untuk buang hajat doang lho, kenapa sampai milyaran rupiah. Kan tidak juga DPR bekerja di toilet tersebut dan tidak juga selalu dipakai, seandainya DPR mau bekerja di toilet tersebut ya monggo silahkan. Tapi kenyataannya pembangunan ini malah tidak ada hasilnya sama sekali. Padahal untuk membangun toilet yang berfungsi paling Cuma habis ratusan juta mungkin kalau dipangkas lagi ya puluhan juta. Lebih baik uang itu digunakan untuk menyejahterakan masyarakat.
Menghambur-hamburkan uang rakyat ke hal-hal yang tidak penting
Ada lagi yaitu dengan kunjungan kerja ke luar negeri yang sebenarnya itu tidak ada fungsinya sama sekali. Mereka malah menggunakan uang Negara untuk kunjungan tersebut dan lebih parahnya lagi mereka membawa serta keluarga mereka dengan menggunakan uang Negara dan mereka berfoya-foya disana. Saat mereka pulang apa yang terjadi? Tidak terjadi apapun, perubahan yang diinginkan tetap saja tidak terjadi malah kemunduran yang terjadi. Seharusnya hal ini tidak perlu dilakukan, jika memang mereka ingin melakukan kujunga kerja tersebut, gunakanlah uang pribadi jangan gunakan uang Negara dan jangan gunakan urusan Negara sebagai kedok untuk liburan.
DPR menghamburkan uang rakyat

Ada lagi, info ini saya dapat dari salah satu pejabat pemerintahan. Mereka selalu melakukan pertemuan di hotel tidak dilakukan digedung pertemuan yang tersedian digedung pemerintahan. Kenapa? Karena uang makan yang mereka terima lebih besar saat mereka mengadakan pertemuan di hotel ketimbang pertemua di gedung mereka. Paling kalau di gedung Cuma dapat nasi kotak beda dengan di hotel bisa dapat lebih dari sekedar nasi kota. Percuma dong gedung pertemuan itu dibangun mewah tapi tidak ada yang mengisinya? Lebih baik itu digunakan oleh para warga yang tidak memiliki tempat tinggal, ide yang bagus bukan?
Mental kere para pejabat saat ini
Hal-hal diatas yang membuat pejabat saat ini bermental kere. mereka tidak banga dibilang kaya tapi mereka malah bangga kalau dibilang miskin. Sebaliknya dengan orang yang kurang mampu, mereka enggan dikasihani mereka merasa mampu. “SAYA PRIHATIN” pak SBY berkata lagi. :D Sepengetahuan saya gaji seorang DPR itu puluhan juta belum ditambah dengan tunjangan lainnya. Saya yakin gaji mereka ini utuh karena untuk uang makan, bahkan pulsa sampai bensin kendaraanpun Negara yang menanggungnya. Bisa-bisa dimasa depan nanti CD (Celana Dalam) mereka pun yang nanggung Negara.

Padahal dengan gaji yang begitu besar dan utuh seharusnya mereka mampu untuk membawa perubahan kepada bangsa ini. Mereka seharusnya mampu untuk mensejahterakan masyarakat Indonesia bukan malah menyengsarakan mereka.
Seharusnya Melayani tapi Malah di Layani
Dan yang lebih parahnya lagi, seharusnya tugas pejabat pemerintah itu melayani masyarakat bukan malah minta dilayani oleh masyarakat. Kenapa? Karena sebenarnya yang menggaji mereka itu bukan lah Negara tap masyarakat yang taat akan PAJAK.

Itulah mengapa Indonesia saat ini masih saja terpuruk dan masyarakatnya belum sejahtera dikarenakan oleh oknum-oknum pejabat yang bermental kere seperti ini maunya dilayani terus tapi tidak mau untuk melayani. Oknum-oknum pejabat seperti ini tidak layak untuk dijadikan sebagai seorang pemimpin apalagi panutan. Itulah mengapa pemuda-pemuda Indonesia saat ini memiliki moral dan mental yang buruk. Terutama untuk Koruptor. Mereka beranggapan bawah menjadi koruptor itu asik, (memang beneran asik) mereka bisa menggambil begitu banyak uang dan hanya dihukum paling banter 5 tahun penjara dan harta mereka tidak disita.

Saat ini Indonesia benar-benar membutuhkan pemuda-pemuda yang bermental kaya dan cinta akan tanah air agar perubahan yang selama ini diinginkan benar-benar terwujud. Mari kita sebagai pemuda bangsa ini harus BERMENTAL KAYA jangan pernah BERMENTAL KERE. ini demi Indonesia Negara tercinta kita.

Source Image
1. berita.plasa.msn.com
2. tribunnews.com
3. berdikarionline.com
/blockquote>

Pahlawan Jaman Sekarang yang Tak Terlihat keberadaanya

Pahlawan Perjuangan
Hayo sekarang siapa yang nggak tahu arti kata pahlawah? Yang nggak tau coba Tanya lagi ke guru sejarahnya apa itu pahlawan kalau tidak ke guru PKN kalian. Kita sebagai bangsa Indonesia masa tidak tahu arti pahlawan. Padahal kita kan memiliki ribuah bahkan mungkin jutaan pahlawan yang terdeteksi dan tidak terdeteksi. Ada yang namanya diketahui dan ada juga yang namanya tidak diketahui. Ada juga pahlawan jaman sekarang yang tidak terlihat keberadaannya padahal ia nyata adanya, Cuma kita kurang memperhatikannya.
Apa itu pahlawan
Pahlawan merupakan orang yang berjuang mempertaruhkan segalanya demi bangsa dan Negara yang dicintainya. Bangsa Indonesia memiliki banyak sekali pahwalan bahkan sampai ribuan orang, sampai-sampai tidak semua dari mereka yang diketahui namanya. Pahlawan merupakan orang yang sangat berjasa sekali kepada Negara Indonesia ini. Mereka telah berjuang merebut kemerdekaan dari penjajahan. Selama 350 tahun lebih mereka berjuang demi merebut kemerdekaan, tidak peduli dengan harta dan nyawa mereka, yang penting mereka bisa merdeka dari penjajahan yang saat itu sangat kejam sekali. Pahlawan saat itu mendapatkan tanda jasa ada yang berupa penghargaan dan lain sebagainya. Tapi ada juga yang tidak mendapatkannya.
Pahlawan kemerdekaan
Pahlawan kemerdekaan merebut kemerdekaan dari tangan penjajah. Mereka berjuang rela mati demi Negara tercinta. Salah satu contoh pahlawan kemerdekaan yaitu Ir. Soekarno bapak proklamator bangsa Indonesia sekaligus presiden pertama NKRI. Beliau lah yang mendeklarasikan kemerdekaan Indonesia. Beliau juga telah banyak berjuang demi kemerdekaan bangsa Indonesia. Beliau rela diasingkan, dibuang, dipindahkan ke tempat terpencil di pelosok Indonesia, berulang kali beliau ditangkap oleh penjajah dan dipenjarakan. Tapi semangat beliau tidak pernah padam, beliau tetap berjuang demi merebut kemerdekaan Indonesia. Dan akhirnya keinginan beliau itu dan juga rakyat Indonesia tercapai yaitu dengan merdekanya Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945.
Pahlawan tanpa tanda jasa
Pahlawan tidak hanya seperti Ir. Soekarno yang berkorban nyawa demi kemerdekaan. Dan hal itu terjadi hanya pada saat sebelum kemerdekaan. Saat ini berbeda dengan dulu, pahlawan sekarang tidak berperang dengan bambu runcing dan melawan penjajah tetapi mereka berjuang mencerdaskan penerus bangsa. Siapakah mereka? Ya, Mereka adalah Guru, Pahlawan tanpa tanda jasa. Saat ini para guru berjuang untuk mencerdaskan generasi muda bangsa Indonesia. Mereka berjuang tanpa kenal lelah. Tapi tidak semua guru seperti itu, hanya sebagian dari mereka yang benar-benar berjuang tapan pamrih (bener ga ni ya? Hmmm).
 Salah satu contohnya yaitu seorang guru yang berjalan berkilo-kilometer jauhnya hanya untuk mengajar para muridnya. Mereka melakukan ini tidak dengan gaji yang tinggi bahka mereka dengan suka relanya mengajar tanpa dibayar seperserpun. Diantara mereka bahkan ada yang menjadi seorang petani untuk membantu perekonomiannya karena gaji yang kecil tidak sebanding dengan perjuangan mereka. Pemerintah sama sekali tidak memperhatikan mereka yang berjuang selama ini. Tidak seperti di Negara tetangga yaitu Singapura. Gaji seorang guru disana paling tinggi diantara pekerjaan lainnya. Hal ini dikarenakan Singapuran menyadari akan pentingnya pendidikan itu. Dan tanpa seorang pengajar tidak aka nada yang bisa mengajari seseorang. (yah, bener ni kan yang ngajar namanya pengajar? :D )
Kesimpulan
Pahlawan tidak hanya ada jaman dahulus saat penjajahan saja, tapi sekarang pun masih ada yaitu pahlawan tanpa tanda jasa. Seorang guru yang rela berkoban demi mencerdaskan bangsa layak mendapatkan penghargaan. Mereka sangat layak untuk mendapatkan itu. Sekarang, marila kita hargai perjuangan guru kita yang selama ini tanpa pamrih membimbing kita sampai saat ini, tanpa memperdulikan penghargaan yang akan mereka terima. Walaupun mereka sekarang tidak mengajar kita lagi, tetapi tetap tanpa mereka kita tidak akan bisa sepert sekarang ini. Dan ilmu yang mereka berikan akan selalu kita gunakan. Hormatilah guru. Terima kasih Guruku, tanpamu aku tidak akan bisa seperti sekarang ini. Terima Kasih Guru Pahlawan Tanpa Tanda Jasa.

Source Image :
1. mohrizkiarifiansyah.blogspot.com
2. ruliamrullah.wordpress.com